Seperti malam yang kehilangan bintangnya, seperti mawar
tanpa keindahannya, itulah hidup ku. hidupku seperti puzzle yang telah tercerai
berai namun tak bisa bersatu karena ada satu potong yang hilang, dan itu adalah
cinta.
Bagi
sebagian orang mudah baginya untuk mendapatkan cintanya, hanya datang ke salah
satu gang di daerah Yogyakarta, mereka akan mudah mendapatkan cintanya walau
hanya sekedar cinta satu malam. Tapi kata mudah tidak bisa disematkan dalam
diriku. Jangankan untuk berkenalan dengan cinta, bertemu dengannya pun aku
belum.
Tuhan,
aku tau Engkau maha adil dan aku tau Engkau pasti sudah menyiapkan seorang
kekasih untukku, entah itu nantinya adalah wanita atau mungkin laki-laki. Namun
aku mulai takut dan curiga jangan-jangan Engkau lupa menuliskan nama jodohku
dalam buku takdir yang telah Engkau tentukan skenarionya untukku.
Setiap
malam bahkan setiap detik, aku menangis dalam hati meratapi apa yang menghinggapi
takdirku. Menjadi jomblo sejati sebenarnya bukanlah hal yang aku mau. Aku punya
cita-cita yang tinggi yaitu minimal seumur hidup bisa mempunyai pacar minimal 1
dan semoga aku tidak sama dengan temanku yang selama 20 tahun masih sering
terjatuh, #hendyguntursaputra.
Dan
Tuhan, kini aku telah menuliskan sebuah surat yang kutulis dengan tinta air
mata, ditulis dengan bulu sayap malaikat dan digoreskan diatas kertas putih
hatiku. Terimalah doa ku yang ku tuliskan dalam surat kecil ini untuk-Mu.
Dear, Tuhan
Saya
yang bertandatangan dibawah ini,
Nama : Bagus Ichsantiarno
NIM : 7211411087
Dengan
ini menyatakan ingin segera menemukan pelabuhan hati yang tak kunjung didapat
hingga aku harus terus berlayar tak tentu arah, tersesat dan tak tau arah jalan
pulang. Jika lah Engkau berkenan, semoga aku bisa menemukan jodohku tepat di
ultah ku yang ke 17, walaupun sekarang umur ku sudah 20 tahun.
Dengan
segala ketulusan dan keikhlasan, kabulkan lah doa yang kusampaikan melalui
surat kecil ini. Aku akan menerima dengan senang hati siapapun jodoh yang
nantinya kau berikan kepadaku. Dan untuk jodohku yang saat ini sedang bersama
orang lain, baik-baik ya di sana, jangan nakal aku akan selalu siap menunggu
jandamu selama bendera kuning belum berkibar. Dan untuk siapa saja yang sedang
bersama jodohku, tolong jagain dia untukku ya.
Purwodadi,
24 Juni 2013
Dengan penuh cinta
Bagus Ichsantiarno







